Page

sierra.isme

sierra.isme
a woman with hijab and freaky nice habit

Sunday, May 1, 2011

Pemuda Indonesia, bukalah mata dan bertindaklah!

Memang bukan hal yang dapat dipungkiri lagi jika negeri ini sangat membutuhkan manusia yang memiliki dedikasi dan komitmen yang tinggi untuk bisa memajukan negeri ini disegala segi. Tentunya manusia yang dibutuhkan adalah manusia yang penuh dengan semangat dan energi yang mencuat yang tak kenal lelah untuk mengabdikan diri memberi yang terbaik kepada negeri ini. Manusia yang dimaksud adalah pemuda/i Indonesia yang kerap jadi bahan cemooh dan kerap disangsikan dapat melakukan perubahan yang besar.

Namun, pada dasarnya pemuda adalah pendongkrak sebuah perubahan bahkan revolusi besar jika para pemuda itu berniat dan mau dengan segala kesungguhan untuk melakukan perubahan tersebut. Bukankah semua orang didunia ini pernah menjadi pemuda? Dan telah kita saksikan dengan lugas dan nyata banyak dari mereka telah melakukan perubahan dan membawa nama Indonesia ke jenjang internasional. Jika diluaskan dari artian harfiah, pemuda bukan hanya mereka yang memiliki rentan umur 17 tahun sampai 35 tahun, tapi mereka yang berhasil membawa Indonesia menjadi negara yang patut diperhitungkan.

Sebagai contoh, B.J Habibie, yang pastinya kita ketahui sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia ini menjadi kebanggaan Indonesia atas kiprahnya dalam dunia konstruksi pesawat terbang. Gelar doktor konstruksi pesawat terbang yang ia peroleh di Jerman dengan prestasi Summa Cum Laude adalah bukti bahwa beliau adalah salah satu pemuda yang patut menjadi inspirasi dan diikuti jejak keberhasilannya .

Contoh lain Andy Flores Noya salah satu pemuda yang telah berkecimpung lebih dari lima belas tahun dalam dunia jurnalistik Indonesia, pernah menjadi pimpinan Seputar Indonesia, pimpinan redaksi Media Indonesia dan berhasil menginspirasi banyak orang dengan acaranya di Metro TV yaitu Kick Andy. Walaupun beliau tidak memiliki ijazah perguruan tinggi, beliau tetap berhasil menjadi “orang” yang penuh dengan dedikasi dalam dunia jurnalistik dan inspirasi.

Dan pemuda lain yang menginspirasi Munir Said Thalib yang sangat berdedikasi dalam penegakkan HAM di Indonesia sampai akhir hayatnya. Namanya sangat dielukan oleh berbagai LSM dan aktivis penegakkan HAM sampai dunia internasional. Berjuang dalam KontraS (Komosi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan) untuk menyingkap segala kasus yang berkaitan dengan penindasan HAM, Munir dianggap sebagai pelopor pejuang HAM .

Bukankah mereka adalah pemuda sebenar-benarnya yang berani mengabdikan diri untuk kepentingan orang lain dan kemajuan negara Indonesia?
Tidak mudah memang menggapai keberhasilan dan pencapaian yang mereka dapatkan, tapi dengan kegigihan dan dedikasi yang kuat, mereka berhasil menunjukkannya kepada dunia.
Kini, pemuda Indonesia diajak untuk mengikuti jejak mereka untuk mengabdi pada negara dan menginspirasi.

Anies Baswedan, rektor Universitas Paramadina mempelopori gerakan Indonesia Mengajar yang melibatkan seluruh pemuda Indonesia yang siap dan sigap untuk mengabdikan diri sebagai pendongkrak kemajuan Indonesia lewat dedikasinya untuk mengajar dan mendidik anak-anak yang duduk di sekolah dasar di seluruh penjuru Indonesia. Beliau mencoba untuk mengatasi masalah kesenjangan pendidikan dan distribusi guru yang kurang merata yang selanjutnya mengakibatkan kurang memadainya kualitas pendidikan di pelosok-pelosok negeri ini. Gerakan Indonesia Mengajar ini adalah proyek yang harus dekerjakan secara kolosal dan kolektif oleh para pemuda Indonesia yang perduli akan kemajuan masa depan pendidikan di Indonesia. Karena dengan pendidikan yang baik, disitulah terletak generasi-generasi penerus yang akan terus membawa Indonesia untuk memperoleh gelar Second World, bukan Third World dikemudian hari.

Mengapa sekolah dasar? sesuai dengan namanya, sekolah dasar adalah letak pemberian pemahaman dasar pendidikan kepada anak-anak yang aka menjadi penerus bangsa ini. Namun, realitasnya kualitas pendidikan di sekolah dasar kerap diabaikan. Maka, Bapak Anies Baswedan dalam suratnya yang berjudul “Surat untuk Anak-Anak Muda Indonesia”, mengajak para pemuda untuk bertindak, berbuat, berdedikasi untuk mengabdi mempersiapkan masa depan republik. Melunasi janji kemerdekaan: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Para pemuda yang merupakan lulusan perguruan tinggi terkemuka dan berkualitas dipersiapkan untuk menjadi pendidik; pemimpin yang dekat dengan rakyat dan warga Indonesia di pelosok untuk kembali mempersiapkan generasi pemimpin. Satu tahun mengajar, seumur hidup menginspirasi! menjadi slogan dari gerakan ini.
Saya pribadi sebagai pengajar lepas dan kemudian jatuh cinta dengan kegiatan “berbagi ilmu” ini sangat terinspirasi untuk menyebarluaskan gerakan ini dan juga berkeinginan kuat untuk terlibat menjadi salah satu pemimpin yang dipersiapkan sebaik mungkin. Seperti yang selalu saya ingat, wejangan dari seorang sahabat, kaka, dan ibu pandu bagi saya, Putri Handayani, seorang pengajar di Papua: “Seorang guru adalah sesosok yang akan selalu berada dalam kelas walaupun murid-muridnya tidak ada dan akan selalu berada dalam kelas untuk membantu murid-muridnya”.

Mengapa harus takut untuk menghabiskan 12 bulan 365 hari di pelosok negeri dengan fasilitas seadanya? Kita, kami sebagai pemuda harus berani untuk menjawab dan menghadapi tantangan untuk menyongsong hari depan yang lebih baik. Kita, kami sebagai pemuda yang selalu dielu-elukan oleh Ir. Soekarno sebagai penerus dan pemimpin dikemudian hari, harus mau mengabdi sebagai manusi yang memanusia. Seperti yang Ir. Soekarno katakan lalu,
“Beri saya lima pemuda maka aku akan merubah dunia”.

Bagi pemuda yang ingin menginspirasi, ingin berdedikasi, ingin menjadi penabur benih pemimpin, lekaslah bangkit dan memahami bahwa membantu orang lain untuk mengerti adalah keindahan berbagi. Kunjungi website indonesiamengajar.org dan kuatkan niat, kobarkan semangat untuk menjadi salah satu dari pemuda yang kelak berhasil dan menghasilkan sesuatu. Bergabunglah dengan mendaftarkan diri pada logo INDONESIA MENGAJAR dibawah ini demi bangsa dan negara Indonesia.
Pemuda, tidak pantas takut, tidak seharusnya menutup diri. Bangkit dan bukalah mata. Bertindaklah sebagai pemuda yang membangun Indonesia, mengedepankan Indonesia di dunia.

Salam hangat selalu dari seorang pemuda yang selalu mencoba untuk menjadi “pemuda”. Salam Pemuda!!
Qori Sierra Apritta
“senanglah membantu orang lain untuk mengerti”

Tuesday, November 30, 2010

to travel is better than to arrive

Interpretasi saya tentang hal yang saya pelajari ditunjukkan oleh Tuhan bahwa saya misinterpretation. Osiris zodiak saya, sebelum pembahasan ini menuju kami.
Saya sempat mempelajari dan segera mengambil kesimpulan bahwa Osiris adalah karakter yang berambisi kuat namun cepat puas diri dan akhirnya tidak konsisten, sehingga apa yang diraih ya cuma setengah dari keseluruhan saja. Saya meyakini itu dan voilaaaaa.... Selamat Anda masuk kedalam persepsi yang salah.
Kenapa? Tuhan tunjukkan sekarang setelah Dia melepas sesuatu (yang saya anggap penting, padahal tidak sama sekali) dari hidup saya.
Saya berkeyakinan tentang si Osiris yang ortodoks itu sampai Tuhan putuskan keputusan yang terbaik itu.
Dan Tuhan benar-benar tunjukkan Osiris lain yang mematahkan interpretasi saya bahwa Osiris tidak bisa mendalami sesuatu.
Ada tiga Osiris yang Tuhan kenalkan pada saya di masa ini. Osiris pertama adalah kawan lama saya, hanya saja saya jarang punya kualitas diskusi yang memadai dengannya. His name is Kuru. He sticks with painting stuff. He loves painting, he relaizes it and make sure that he has ability in painting. Then, he jumps into that stuff until now. He can earn money from that.
Osiris yang kedua adalah senior saya di kampus. Sebetulnya saya tidak pernah terpikir untuk mengenal beliau, tapi Tuhan berkehendak lain. Dia pertemukan saya dengan wanita Osiris satu ini di ajang debat kampus. Saya satu kelompok dengannya. Belum, saat itu belum apa-apa. Saya tetap masih kenal beliau di permukaan. Sampai entah mengapa saya sangat amat ingin sekali (hyoerbol!) berkunjung to her dormitory. Sampai suatu saat Tuhan izinkan dan saya berkunjung ke kosannya. Dari situlah awal mula saya mengenal dan mendalami seorang wanita Osiris yang konsisten dengan apa yang dia jalani. Seorang wanita Osiris yang menekuni fotografi sebagai hal yang dia cintai dan dia tekuni. What’s the result? She can earn money and give something to society through it.
The third Osiris adalah orang yang saya baru kenal sekitar dua hari lalu. Bertemu dalam pesan berantai di situs jejaring pertemanan. Dia admin di sebuah grup Parkour. Yeah, Parkour. A new stuff that i have always wanted to try since i knew about Capoiera. And guess what? He also consistents with that stuff. And he does it with love, with the ambition that he collects to be his power when doing that stuff. The results, he can persue people to do something benefit. Yes, Exercise!
The similar thing between them is CONSISTENCY in managing their ambition in doing activity that they love. The result is ABILITY that can be implicated in many places.
Then i realize in blink of an eye.
Hey, They are Osiris, too. But they can! they can consistent with something that they love. They can. They not only feel the surface but also get into the deep one.
I am Osiris, too. So? Why i can’t?

LEARN THE PROCESS..ENJOY THE JOURNEY..THEN CATCH THE DESTINATION

to travel is better than to arrive. Maybe because i used to think that there is one path to take to what you gonna be in life. But if you choose that one path doesn’t mean you have to ban the other ones.
I realize that if i see what happen along the way that count to stumbles, no any falls and pressures.
It is your journey not to destination.
You kind of, i guess, trust that future will work so fine like it suppose to


by Moose Step Up 3d

regards,

sierra

About Me

My photo
i am simple kinda woman who is searching any knowledge that will lead me to be a better man.

it counts you

web counter